Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Bumi Terkini M4,2 Guncang Pangandaran, Pusatnya di Laut
Advertisement . Scroll to see content

Pangandaran Gempar! Warga Temukan Tulisan Penghinaan terhadap NU di Masjid

Kamis, 03 Februari 2022 - 20:06:00 WIB
Pangandaran Gempar! Warga Temukan Tulisan Penghinaan terhadap NU di Masjid
Ketua GP Ansor Kecamatan Pangandaran Dindin Misbahuddin (kiri) dan Ketua Tanfidzyah Ranting NU Desa Sidomulyo Imam Ibnu Hajar (dua dari kiri) melihat tulisan bernada penghinaan di Masjid Al-Barokah. (Foto: iNews/IRFAN RAMDIANSYAH)
Advertisement . Scroll to see content

PANGANDARAN, iNews.id - Pangandaran gempar setelah warga menemukan beberapa tulisan diduga bernada penghinaan terhadap Nahdlatul Ulama (NU) di Masjid Al-Barokah, Kamis (3/2/2022). Tulisan terdapat di meja, kusen jendela masjid, dan di sembilan kita suci Alquran.

Tulisan tersebut menyebut "NU Hindu", "NU Sesat", dan "NU: Ahlul Bid'ah 1926 M". Warga Dusun Bantarkalong RT 02/12, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat yang menemukan tulisan bernada penginaan tersebut lalu melapor pihak kepolisian.

Ketua Tanfidzyah Ranting NU Desa Sidomulyo Imam Ibnu Hajar mengatakan, telah menerima laporan dari pengurus Masjid Al-Barokah terkait tulisan bernada menghina tersebut sekitar pukul 17.30 WIB. Laporan menyebutkan bahwa ada Alquran dan sarana lain yang dicoret-coret. 

"Sebanyak sembilan Alquran yang dicoret-coret itu awalnya ditemukan oleh satu santri yang kemudian melapork ke pengurus masjid. Coretan di Alquran dan sarana masjid itu bisa dikatakan penghinaan terhadap Nahdlatul Ulama," kata Ketua Tanfidzyah Ranting NU Desa Sidomulyo.

Imam Ibnu Hajar menyatakan, sangat menyayangkan ada tidakan penghinaan seperti ini. "Kami akan melakukan langkah dengan melapor ke polisia agar ditindak secara hukum," ujar Imam Ibnu Hajar.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut