Pancaroba Picu Cuaca Ekstrem di Jabar, BMKG Bandung: Ini Berlangsung hingga Akhir Mei
Yuni menyatakan, dalam kondisi cuaca yang terjadi saat ini, BMKG Bandung mengimbau masyarakat tetap waspada. Sebab, hujan lebat dan angin kencang yang dapat mengakibatkan bencana hidrometrologis dan klimatologis kemungkinan akan terjadi.
"Masyarakat diimbau agar tetap menjaga kesehatan di musim peralihan ini. BMKG memprakirakan peralihan musim ini berlangsung hingga akhir Mei 2022," ujar Yuni.
Diberitakan sebelumnya, seperti terakhir terjadi bencana hidrometrologi di beberapa daerah, seperti Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sumedang, dan Subang. Belasan pohon tumbang akibat diterpa hujan deras disertai angin kencang di Jalan Raya Subang-Purwakarta. Pohon tumbang itu menimpa sebuah minibus.
Kemudian, di KBB, bencana tanah longsor, banjir bandang, dan angin kencang melanda enam kecamatan. Bencana tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak akibat tertimpa pohon tumbang dan terendam banjir.
Sedangkan di Kabupaten Sumedang, cuaca ekstrem menyebabkan banjir bandang yang menerjang Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan. Hujan yang sangat deras menyebabkan air Sungai Cihonje meluap dan menerjang permukiman warga. Akibat bencana ini, Aira (13), remaja asal Kabupaten Indramayu, tewas terseret arus Sungai Cihonje.