Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Total 21 Korban Meninggal Tertimbun Longsor Cimanggung Telah Ditemukan
Advertisement . Scroll to see content

Pakar Geologi ITB Ingatkan Ancaman Longsor Susulan di Cimanggung Sumedang

Kamis, 14 Januari 2021 - 09:15:00 WIB
Pakar Geologi ITB Ingatkan Ancaman Longsor Susulan di Cimanggung Sumedang
Pakar bidang longsoran tanah dan geologi teknik FITB ITB Imam Achmad Sadisun. (Foto: ITB.ac.id)
Advertisement . Scroll to see content

"Dari berbagai dokumentasi foto dan video, dapat diamati jelas bahwa longsor susulan cenderung berkembang manuju arah gawir (jurang) utama atau mahkotanya,” ujarnya.

Menurut Imam Achmad Sadisun, melihat peta geologi di daerah tersebut, lokasi longsor di Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Cimanggung masuk zona kuning dan merah. 

Artinya, tutur Imam Achmad Sadisun, memiliki potensi longsor tinggi dan sangat tinggi. "Sehingga untuk perumahan atau permukiman, peruntukkannya sangat terbatas. Kami menyarankan pihak terkait selalu memperhatikan UU Penataan Ruang dan Lahan di kawasan berpotensi longsor itu," tutur Imam Achmad Sadisun.

Imam mengatakan, bencana longsor yang terjadi bukanlah jenis longsoran biasa, melainkan bisa dikatakan sebagai longsoran kompleks. Kejadian di Cimanggung, Sumedang ini terjadi karena proses gelinciran (sliding) pada bagian atas hingga proses aliran (flowing) di bagian tengah dan bawah sistem longsoran.

"Kejadian longsoran yang diikuti oleh proses aliran lumpur atau bahkan aliran bahan rombakan umumnya menimbulkan banyak korban jiwa dan kerusakan,” kata Imam.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut