Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis, Nelayan di Lampung Timur Tewas Ditebas Teman Pakai Golok
Advertisement . Scroll to see content

Pak Kapolri, Misteri Pembunuhan Siswi SMK Baranangsiang Bogor, Ayah Korban Menuntut Keadilan

Jumat, 03 Desember 2021 - 14:31:00 WIB
Pak Kapolri, Misteri Pembunuhan Siswi SMK Baranangsiang Bogor, Ayah Korban Menuntut Keadilan
Yohanes Bosco Wijanarko, ayah korban Noven, menunjukkan foto-foto putrinya yang telah tiada. (Foto: iNews/Billy Maulana Finkran)
Advertisement . Scroll to see content

"Karena darah yang keluar terlalu banyak akhirnya tidak tertolong. Hasil visum dari kepolisian menyatakan bahwa, sudah tidak ada (Noven meninggal) saat dalam perjalanan ke rumah sakit dan pisau masih menancap di dadanya," tutur Yohanes.

Yohanes Bosko Wijanarko mengatakan, banyak sekali kejanggalan dalam proses penyelidikan kasus ini. Dari awal, keluarga percaya kepada aparat kepolisian, tapi sampai sekarang upaya pengungkapan kasus semakin tidak jelas. Tidak ada titik terang. 

"Katanya untuk mengungkap kasus Noven minta bantuan dari FBI (Federal Bureau of Investigation). Terus, dari Polsek Bogor timur, semua satuan telah diturunkan, baik polsek, polres, polda jabar, maupun Mabes Polri, Gegana, dan Densus 88. Semua diungkapkan di depan saya," ucap Yohanes. 

"Saya memang orang kecil dan saya bodoh. Tapi bagi saya, kasus seperti ini, saya rasa tidak mungkin harus membawa FBI. Kemudian Densus 88, Gegana. Anak saya itu hanya orang kecil, seorang siswi, bukan tokoh, negarawan, atau tokoh politik, sampai harus minta bantuan FBI, itu gak mungkin," ujarnya.

Kejanggalan lain, tutur Yohanes, banyak sekali. Seperti foto-foto di HP saya, istri, dan kakak ipar hilang. Kemudian, waktu dinyatakan bahwa pelaku ditangkap di Jawa Timur, ternyata, Yohanes ke sana tidak ada yang ditangkap. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut