Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Bandang Terjang 5 Desa di Gorontalo Utara, Tinggi Air Capai 2 Meter
Advertisement . Scroll to see content

Pabrik Aqua Mulai Beroperasi Kembali Pascabanjir Bandang Cicurug

Rabu, 23 September 2020 - 14:22:00 WIB
Pabrik Aqua Mulai Beroperasi Kembali Pascabanjir Bandang Cicurug
Pabrik PT AQUA Golden Mississippi kembali beroperasi pascabanjir bandang yang menerjang Cicurug Sukabumi. (Foto ist).
Advertisement . Scroll to see content

SUKABUMI, iNews.id - Pabrik PT AQUA Golden Mississippi kembali beroperasi pascabanjir bandang yang menerjang Cicurug Sukabumi, Jawa Barat. Area lokasi pabrik sudah dibersihkan dan sistem produksi sudah diperiksa.

Corporate Communications Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin mengatakan proses produksi juga mulai beroperasi untuk menambah pasokan produk yang sempat terhambat akibat banjir bandang.

“Kami tengah melakukan usaha untuk mengembalikan kondisi fasilitas produksi di pabrik Mekarsari, Sukabumi seperti semula. Namun, fokus utama kami tetap mendahulukan keselamatan dan keamanan karyawan serta masyarakat sekitar pabrik yang terdampak langsung oleh banjir bandang. Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk terus memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar yang terdampak,” kata Arif dalam keterangan pers, Rabu (23/9/2020).

Selama masa pemulihan pabrik, konsumen diminta tak khawatir akan adanya gangguan jumlah dan kualitas pasokan. Sebab perusahaan mengalihkan pasokan produk dari fasilitas produksi yang terdampak, ke pabrik lainnya di Sukabumi dan Bogor.

Selain upaya pemulihan, perusahaan juga turut membantu masyarakat di sekitar pabrik yang terdampak banjir dengan berkoordinasi bersama pemerintah setempat. Perusahaan mendistribusikan boks Aqua ukuran 600ml, sembako, dan berbagai kebutuhan dasar.

“Perusahaan juga telah mengerahkan beberapa relawan untuk turut membantu membersihkan area sungai Cibaregbeg dan bekerja sama dengan BPBD untuk penanganan banjir dengan memperbaiki upaya konservasi dan penanggulangan sampah yang bertanggung jawab,” kata Arif.

"Bencana ini memberi pelajaran bagi kita semua untuk memelihara lingkungan demi pelestarian bumi," imbuh dia.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari, terhitung 21 hingga 27 September 2020. Langkah itu pascabanjir bandang yang melanda Kecamatan Cicurug, Parungkuda dan Cidahu pada Senin (21/9) lalu.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut