Hidayatullah mengatakan, setelah melakukan olah TKP, polisi masih mendalami kasus itu untuk memastikan motif penyebab penembakan. Polisi juga belum menentukan tersangka dalam kasus ini karena masih dalam proses penyelidikan.
“Kami masih menunggu bukti-bukti dan petujuk lainnya. Perkembangan akan secepatnya kami sampaikan,” katanya.
Informasi diperoleh, penembakan terjadi di Ruko Hana Sakura, Cigasong, Kabupaten Majalengka pada Minggu (10/11/2019) malam. Penembakan terjadi saat korban menanyakan mengenai pembayaran proyek yang telah selesai dikerjakan pada April 2019 lalu kepada IN.
Awalnya pelaku menodongkan senjata ke kepala Panji. Namun, terjadi perlawanan dan keduanya berebut untuk mendapatkan senpi sehingga Panji tertembak di tangannya.
Editor: Maria Christina