Oknum Driver Ojol Penendang Binaragawati di Purnawarman Bandung Dipecat
Richard Aditya menyatakan, menurut mitra pengemudi, tindakan emosional itu dipicu oleh interaksi dan respons kurang etis yang diterima oleh mitra pengemudi saat berkoordinasi dengan calon penumpang.
Grab Indonesia, ujar Richard Aditya, telah memutus kemitraan dan memasukkan mitra pengemudi terkait dalam daftar hitam (blacklist) karena telah mengakui melakukan tindak kekerasan kepada calon penumpang.
"Adapun mitra yang telah masuk dalam daftar hitam (blacklist) tidak akan lagi dapat bermitra dengan Grab Indonesia," ujar Richard Aditya.
Saat ini, tutur Richard Aditya, Grab Indonesia berkoordinasi dengan pihak-pihak yang terlibat untuk membantu memfasilitasi pertemuan antara calon penumpang dengan Pengemudi atas nama pribadi yang bersangkutan.
"Pengemudi menyatakan bersedia untuk melakukan pertemuan secara tertutup, memohon maaf secara langsung, dan mengunggah permohonan maaf di akun media sosial miliknya," tuturnya.