Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sidang Perkara Suap Wali Kota Bandung Nonaktif, Disebut Ada Aliran Dana ke Sekda
Advertisement . Scroll to see content

Oknum Anggota DPRD Diduga Dapat Fee Paling Besar Perkara Suap CCTV Kota Bandung

Senin, 10 Juli 2023 - 15:10:00 WIB
Oknum Anggota DPRD Diduga Dapat Fee Paling Besar Perkara Suap CCTV Kota Bandung
Anggota DPRD Kota Bandung diduga turut menikmati uang suap dalam kasus suap pengadaan CCTV yang menjerat Wali Kota Bandung non-aktif, Yana Mulyana. (Foto: iNews.id/Agung Bakti Sarasa)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Oknum anggota DPRD Kota Bandung ternyata diduga ikut menikmati uang suap dari proyek CCTV Kota Bandung. Bahkan, nilainya lebih besar daripada yang diterima Wali Kota Bandung nonaktif Yana Mulyana dan Sekda Kota Bandung.

Hal itu terungkap dalam sidang lanjutan perkara suap Yana Mulyana di Pengadilan Tipikor Bandung, Ruang Utama PN Bandung, Jalan LL RE Martadinata, Kota Bandung, Senin (10/7/2023).

Sidang tersebut menghadirkan Kasi Lalu Lintas Jalan pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Andri Fernando Sijabat sebagai saksi. Sedangkan tiga saksi lainnya yang juga dari Dishub Kota Bandung adalah Yadi Haryadi, Yohanes dan Dimas.

Dalam persidangan terungkap, dalam setiap pekerjaan di Dishub Kota Bandung, ada potongan fee sebesar 10 persen pada pengerjaan 2022. Jaksa KPK, Tito Djaelani sempat menanyakan fee 10 persen mengalir kemana saja. Andri menyebut, fee proyek itu salah satunya digunakan untuk operasional.

"Kami membawahi trafic light di Kota Bandung, kalau mati, anggarannya belum ada sehingga uangnya mengambil dari fee 10 persen yang diambil dari pengusaha tersebut," kata Andri.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut