Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bosscha: Hilal 1 Ramadhan 1447 H Tak Bisa Diamati Hari Ini, Pengamatan Dilakukan Besok
Advertisement . Scroll to see content

Observatorium Bosscha: Sejarah, Harga Tiket dan Jam Operasional

Selasa, 06 September 2022 - 16:05:00 WIB
Observatorium Bosscha: Sejarah, Harga Tiket dan Jam Operasional
Observatorium Bosscha merupakan lokasi penelitian astronomi terbesar sekaligus tertua di Tanah Air. (Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

Karel Bosscha bersedia menjadi penyandang dana utama dan berjanji akan memberikan bantuan pembelian teropong bintang. Dalam proses pembangunan observatorium ini, Bosscha mendapatkan bantuan dari pemilik perusahaan susu “Baroe Adjak” Ursone Bersaudara berupa tanah seluas 6 hektare di daerah Lembang. 

Lembang dipilih sebagai lokasi pembangunan karena tiga hal yaitu:

1. Lokasinya tepat pada celah perbintangan untuk melihat gugus galaksi sisi selatan.

2. Topografi di wilayah Lembang berada pada posisi yang cukup aman.

3. Di Bandung akan dibangun sebuah perguruan tinggi yang mempunyai Jurusan Astronomi, sehingga dengan adanya Observatorium di Lembang akan membantu proses pembelajaran jurusan Astronomi tersebut.

Sebagai penghargaan atas jasa K.A.R. Bosscha dalam pembangunan observatorium ini, nama Bosscha diabadikan sebagai nama observatorium. Tempat ini diresmikan pada 1 Januari 1923.

Kemudian, pada 17 Oktober 1951, NISV secara resmi menyerahkan observatorium ini kepada pemerintah Republik Indonesia selanjutnya dijadikan bagian dari FIPIA Universitas Indonesia. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut