NU Doakan Airlangga Hartarto Jadi Presiden, Kang Ace: 62 Persen Pemilih Golkar Jabar Nahdliyin
Sementara itu Kang Ace yang didampingi Sekretaris DPD Partai Golkar MQ Iswara dan pengurus lain, seperti KH Hasyim Rohimi, H Phinera Wijaya, Bambang Haryono, Asep Suparman, dan Wakil Ketua Penggalangan Khusus Deden Nasihin, mengatakan, NU bagi Partai Golkar sudah memiliki hubungan erat sejak dulu.
“Bahkan sekitar 62 persen pemilih Partai Golkar di Jawa Barat adalah warga Nahdliyin. Komposisi di Golkar juga selama ini banyak diisi kader NU,” kata Kang Ace di hadapan pengurus PWNU.
Kang Ace menyatakan, cita-cita Partai Golkar dengan NU selalu seiring terutama soal kebangsaan, NKRI dan ummatan wasathan. Rajutan silaturahmi dengan NU seyogianya selalu dipelihara meskipun Golkar bukan partai agama.
“Kami percaya NU tidak ke mana-mana, tidak di mana-mana, tetapi NU selalu ada di mana-mana termasuk di Partai Golkar. Sebab itu, kami membuka lebar bila ada kader NU yang bisa berkhidmat di Partai Golkar dalam Pileg 2024. Tentu sangat dinantikan,” ujar Kang Ace.
Bagi Golkar, tutur Kang Ace, sejarah NU di Jabar merupakan teman penggerak sejak awal. “Kami takut kualat bila tak memperhatikan NU, tak sowan, dan menyambung silaturahmi dengan NU,” tutur Kang Ace seraya menyatakan kedekatan dengan NU merupakan pesan dari kedua orang tuanya yang juga pemilik pesantren dan tokoh NU di Banten.
Guna menyinergikan gerakan keumatan di Golkar, kata Kang Ace, Partai Golkar Jabar telah berkunjung ke sejumlah pesantren di Jawa Barat. Kebetulan pondok pesantren yang dikunjungi sebagian besar adalah pesantren dengan latar belakang NU.
“Kami telah menginstruksikan seluruh kekuatan Golkar di Jabar untuk mendukung program NU. Pimpinan DPRD di Kabupaten dan Kota di Jabar agar selalu bisa bersinergi dan memperhatikan aspirasi NU,” ucap Kang Ace.
Editor: Agus Warsudi