Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Niat Puasa Qadha Ramadhan Sekaligus Puasa Dzulhijjah, Arab dan Artinya, serta Keutamaannya
Advertisement . Scroll to see content

Niat Puasa Qadha Ramadhan, Arab, Latin, dan Artinya, Bolehkah Digabung Puasa Rajab?

Minggu, 12 Februari 2023 - 17:39:00 WIB
Niat Puasa Qadha Ramadhan, Arab, Latin, dan Artinya, Bolehkah Digabung Puasa Rajab?
Niat puasa qadha Ramadhan harus dilakukan pada malam hari berbarengan dengan santap sahur. (Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

Artinya: “Aku dahulu punya kewajiban puasa. Aku tidaklah bisa membayar utang puasa tersebut kecuali pada bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari, no. 1950; Muslim, no. 1146).

Tentang qadha puasa Ramadhan ini, Rasulullah SAW bersabda:

وَلاَ يَجِبُ التتابعُ في قَضَاءٍ رَمَضَانَ لِمَا رُوِى انّ النبيَّ صلي الله عليْه وسلّم ” سُئِلَ عن قضاءِ رمضانَ فقال اِنْ شَاءَ فرقهُ وإن شَاءَ تَابِعَهُ “.

“Tidak wajib berurutan dalam men-qadha puasa Ramadan berdasarkan hadis yang diriwayatkan, “bahwa Rasulullah shalllahu ‘alaihi wassalam ditanyai tentang qadha puasa Ramadan, maka Rasulullah menjawab, “jika ia berkehendak, maka ia boleh melakukannya terpisah. Dan jika ia berkehendak, maka ia boleh melakukannya secara berurutan.”

Para ulama sepakat secara Ijma’ bahwa orang yang diwajibkan mengqadha’ puasanya harus melakukannya setelah bulan Ramadhan hingga sebelum menjelang Ramadhan selanjutnya. Serta diharamkan melakukan qadha puasa di hari-hari yang diharamkan.

Itulah bacaan niat puasa qadha Ramadhan lengkap teks Arab, latin, dan artinya beserta kebolehan menjalankannya digabung dengan puasa Rajab.

Wallahu A'lam

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut