Ngeri, Ada Vampir di Dunia Nyata, Pemuda Bunuh 10 Anak dan Isap Darahnya
Masten Milimu mengaku pembunuhan terakhir dilakukannya terhadap Charles Opindo Bala (13) dan Junior Mutuku Musyoki (12). Mereka dilaporkan hilang masing-masing pada 30 Juni dan 7 Juli 2021.
Anadolu, kantor berita Kenya melaporkan, sebelum membunuh korban, pelaku juga meminta uang tebusan. Pelaku telah menghubungi ibu Musyoki, Felista Wayua dan menuntut sebuah tebusan sebesar 500 dolar AS atau Rp7,2 juta.
Orang tua korban lain, Tony Opindo mengatakan putranya tidak pernah pulang dari Sekolah Dasar Sagaret di Majengo. Dia juga diminta untuk mengirim 300 dolar AS atau Rp4,3 juta sebagai imbalan atas kebebasan putranya.
"Detektif saat ini sedang menginterogasi pelaku untuk mengetahui keberadaan anak-anak lain yang diyakini telah diculik dan dieksekusi," kata polisi.
DCI juga mengatakan, pelaku tidak menyesal atas tindakannya. Dia bahkan mengaku mendapatkan banyak kesenangan dari membunuh korbannya.
Kepala polisi, Augustine Nthumbi meminta warga untuk waspada dan membagikan informasi yang mereka miliki tentang kasus ini.