Ngabuburit ala Bocah Perdesaan Subang, Serunya Mainkan Meriam Bambu
Anak-anak mengaku rutin bermain meriam bambu atau biasa mereka sebut gombongan untuk ngabuburit. Mereka sudah biasa dengan suara dari meriam bambu yang dimainkan. Bahkan bisa mengenali suara mana yang bagus atau jelek.
"Seru juga mainnya. Kami bersama teman-teman selalu memainkannya," kata Muhammad Fauzan.
Setelah beberapa memainkan meriam bambu, azan Magrib pun berkumandang, anak-anak langsung membubarkan untuk pulang ke rumahnya masing-masing.
Permainan meriam bambu ini merupakan tradisi mgabuburit anak-anak perdesaan. Para orang tua di desa ini merasa bangga dengan tradisi meriam bambu yang masih terjaga dan berharap dengan permaian tradisioal bisa meminimalisasi dampak negatif dari penggunaan ponsel.
Editor: Asep Supiandi