Nenek Simpan Mayat di Rumah karena Yakin Suami dan Putrinya Hidup Lagi
“Si ibu (Neneng) kelihatannya sedang mengalami gangguan jiwa. Dia seperti berhalusinasi karena dia menceritakan kalau si bapak itu sedang tertidur dan nanti hidup kembali,” kata petugas Puskesmas Melong Asih, Zaki Rahman.
Zaki memaparkan, penemuan kedua kerangka manusia di rumah Neneng berawal saat tim kesehatan Puskesmas Melong Asih sedang melakukan pendataan keluarga sehat di Kelurahan Melong, Senin pagi, 29 Januari 2018.
Saat petugas mendatangi rumah Neneng, nenek berusia 76 tahun itu menolak mempersilakan mereka masuk ke rumah. Dia beralasan suaminya sakit. Namun, petugas curiga karena saat melihat dari luar rumah, suami yang disebut Neneng sedang tertidur dan ditutupi sarung, tidak bergerak. Siangnya, petugas kembali datang untuk memastikan. Anehnya, posisi sarung sama, tidak bergerak. Namun, Neneng tetap tidak mengizinkan petugas masuk ke rumahnya.
“Kami akhirnya melapor ke kepala puskesmas dan diarahkan supaya kami datang lagi pagi ini. Jadi, tadi pagi kami datang lagi. Si ibu ini sangat tertutup karena kami sangat sulit untuk masuk. Tapi, karena kami melihat ada dua orang yang sepertinya ditutupi sarung, kami usahakan gimana biar itu terbuka. Karena tertutup sarung, akhirnya si ibu dirayu, diajak keluar rumah. Setelah kami buka sarung, baru ketahuan itu mayat yang sudah jadi kerangka,” papar Zaki.
Setelah menemukan dua kerangka jenazah, petugas puskesmas melaporkanya ke Polsek Cimahi Selatan. Setelah diidentifikasi, diketahui kedua kerangka tersebut adalah suami Neneng bernama Nanung Sobana (86) dan putri pertamanya Hera Sari Herawati (51).
Editor: Maria Christina