Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wagub Jabar Sebut Poligami Solusi HIV-AIDS, Pengamat: Bikin Gaduh Publik
Advertisement . Scroll to see content

MUI Jabar Kritik Uu Ruzhanul Ulum soal Poligami Solusi Tekan Penularan HIV-AIDS

Selasa, 30 Agustus 2022 - 16:30:00 WIB
MUI Jabar Kritik Uu Ruzhanul Ulum soal Poligami Solusi Tekan Penularan HIV-AIDS
Sekretaris Umum MUI Jabar Rafani Achyar. (Foto: dokumentasi)
Advertisement . Scroll to see content

Apalagi, kata Rafani Achyar, berpoligami tidaklah mudah karena salah satu syaratnta adalah kemampuan ekonomi. Karenanya, pernyataan Uu tersebut tidak bijak di tengah kondisi ekonomi yang porak poranda akibat pandemi Covid-19. 

"Orang sekarang jangankan poligami, menghidupi satu keluarga saja repot. Coba sekarang kan krisis ekonomi dan keuangan secara global, inflasi sekarang sudah nyaris tidak terkendali, tiba-tiba ada anjuran poligami, dari mana itu? Kalau saya sih realistis saja," ucap Rafani Achyar. 

Sebelumnya, Uu mengatakan, fenomena kaum ibu rumah tangga (IRT) yang juga banyak tertular HIV-AIDS. Salah satu solusi untuk mencegah penularan HIV-AIDS adalah berpoligami agar suami tidak 'jajan sembarang'. 

Jika suami tidak cukup dengan satu pasangan, maka agama pun mengizinkan suami berpoligami dengan syarat dan sejumlah catatan besar seperti harus mampu adil dan bijaksana.

"Dari pada seolah-olah dia (suami) tidak suka begitu, tapi akhirnya kena (HIV/AIDS) ke istrinya sendiri, toh agama juga memberikan lampu hijau asal siap adil kenapa tidak? Makanya, dari pada ibu kena (HIV/AIDS) sementara ketahuan suami seperti itu mendingan diberikan keleluasaan untuk poligami," kata Wagub Jabar

Diketahui, fenomena HIV-AIDS menghebohkan masyarakat Kota Bandung.  Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bandung membeberkan fakta, dari 5.943 kasus positif HIV-AIDS selama periode 1991-2021, 11 persen di antaranya menjangkiti IRT. 

Salah satu pemicunya adalah suami yang melakukan hubungan seks tidak menggunakan pengaman dengan penjaja seks komersial (PSK). Selain IRT, 6,9 persen atau 414 kasus di kalangan mahasiswa.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut