MUI Jabar Akui Ada Keanehan di Yayasan Baiti Jannati, Sering Ritual Tengah Malam
"Seharusnya, kalau filenya rusak, foto gak bisa dicetak. Lalu beredarlah video itu. Itu entah diedit atau tidak, saya kurang tahu. Karena itukan bilangnya rusak. Banyak rekaman. Tapi kenapa itu yang disebar?" ujar Maman.
Sementara itu, Redi warga Cijawura mengatakan, masyarakat resah karena jemaah di Yayasan Baiti Jannati terkesan eksklusif dan tak bergaul dengan warga sekitar.
"Di sini ada masjid. Masjid ini hanya digunakan oleh kelompok dia we. Selain dari kelompok dia, kafir. Yang kedua, jadwal solat beda jam waktu. Alirannya beda. Ada pun ke masyarakat, kurang lah. Masing-masing. Warga sangat merasa resah," kata Redi.
Sementara itu, Satreskrim Polrestabes Bandung mengamankan delapan orang terkait kasus dugaan aliran sesat di Kelurahan Cijawura, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung. Saat ini delapan orang itu diperiksa intensif penyidik.
Kedelapan orang yang diamankan tersebut, Ketua Yayasan Baiti Jannati, wakil ketua, dan humas. Mereka merupakan pengurus utama di yayasan tersebut. Penyidik juga akan meminta keterangan dari saksi pelapor yang merupakan mantan jemaah Baiti Jannati.
"Dalam arti kami untuk mengantisipasi jangan sampai terjadi friksi atau gesekan antara warga dengan pengurus atau jemaah Yayasan Baiti Jannati ini. Sebab, warga Cijawura menuntut kelompok ini tidak melakukan aktivitas apapun di sekitar lokasi dan segera pindah ke tempat lain," tutur Kasatreskrim.
Editor: Agus Warsudi