Monitor hingga Level Desa, Ridwan Kamil: Jabar Kembangkan Peta Interaktif Covid-19
Kang Emil menuturkan, pendekatan inovasi data dan transformasi digital serta kolaborasi menjadi faktor krusial dalam menghadapi dan memitigasi pandemi Covid-19.
“Saya sangat menghargai kolaborasi bersama ini karena seyogyanya keadaan pandemi harus dihadapi dan dimitigasi bersama-sama melalui inovasi baru. Saya menyambut baik hal-hal seperti ini," tuturnya.
Hal senada dikatakan Plt Kepala Pusat Data dan Informasi Perencanaan Pembangunan Bappenas Mohammad Irfan Saleh. Menurutnya, kemitraan analitika dan data inovasi menjadi hal penting untuk merespons pandemi Covid-19.
“Kemitraan analitika dan data inovasi menjadi penting untuk respons yang efektif terhadap COVID-19 di Indonesia," ujar Irfan.
Sebuah wilayah dapat dianggap memiliki risiko penularan yang tinggi apabila memiliki jumlah kasus positif Covid-19 yang tinggi. Namun demikian, ada beberapa faktor selain data kasus positif yang juga berkontribusi terhadap potensi penularan Covid-19 di sebuah wilayah.