Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Besok, Ridwan Kamil Umumkan Gabung dengan Partai Golkar
Advertisement . Scroll to see content

Momen Ridwan Kamil-Ganjar Pranowo Adu Lari di Rakornas Forkopimda Bogor

Selasa, 17 Januari 2023 - 18:54:00 WIB
Momen Ridwan Kamil-Ganjar Pranowo Adu Lari di Rakornas Forkopimda Bogor
Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo adu lari menuju lokasi acara Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda 2023 di (SICC), Kota Bogor, Selasa (17/1/2023). (FOTO: ISTIMEWA)
Advertisement . Scroll to see content

Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda Tahun 2023 kalo ini mengusung tema "Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi". Rakornas yang dihadiri 4.545 peserta ini akan terbagi dalam empat panel. 

Dalam rakornas, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak, baik pusat maupun daerah, sehingga pandemi COVID-19 di Tanah Air dapat dikendalikan dan pertumbuhan ekonomi dapat terjaga. 

"Alhamdulillah, pandemi berhasil kita kelola dan kita kendalikan dengan baik, dan stabilitas ekonomi juga bisa kita _manage_, kita pertahankan sehingga berada pada posisi yang sangat baik. Ini berkat kerja keras kita semuanya," ujar Jokowi. 

Di tengah pandemi dan perlambatan ekonomi di sejumlah negara, kata Jokowi, Indonesia juga mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang baik. Pada kuartal III/2022 ekonomi Indonesia mampu tumbuh 5,72 persen dan di kuartal IV-2022 diperkirakan tumbuh 5,2 hingga 5,3 persen.

"Ini sebuah prestasi yang sangat baik sekali, karena di kuartal III kita bisa tumbuh 5,72. Bandingkan dengan negara-negara lain," ujarnya. 

Meskipun mampu melalui tahun turbulensi ekonomi di 2022 dengan baik, Jokowi mengingatkan bahwa Indonesia harus tetap hati-hati dan waspada karena tahun 2023 masih menjadi tahun ujian bagi ekonomi global. 

"Semuanya harus hati-hati, harus bekerja keras semuanya mendeteksi informasi-informasi dan data-data yang ada di lapangan sehingga jangan sampai kita keliru membuat kebijakan. Sekecil apapun kebijakan itu harus berbasis pada data dan fakta-fakta di lapangan," katanya. 

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut