Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rahasia Ilmi Jadi Doktor Termuda di ITB, Ternyata Begini Cara Belajarnya
Advertisement . Scroll to see content

Moh Mu’alliful Ilmi Raih Gelar Doktor Kimia ITB di Usia 26 Tahun, Ini Kunci Suksesnya

Jumat, 28 Oktober 2022 - 10:31:00 WIB
Moh Mu’alliful Ilmi Raih Gelar Doktor Kimia ITB di Usia 26 Tahun, Ini Kunci Suksesnya
Moh Mu’alliful Ilmi raih gelar doktor Kimia ITB di usia 26 tahun. (FOTO: ITB.ac.id)
Advertisement . Scroll to see content

Tak mau kehilangan kesempatan, Ilmi memanfaatkan waktu selama penutupan laboratorium untuk menulis paper review. Dari kegiatan tersebut, Ilmi berhasil menghasilkan paper review yang dipublikasikan di Jurnal Archaelogical and Anthropological Sciences. 

Selama belajar di ITB, Ilmi telah menghasilkan 14 paper yang dipublikasikan dalam jurnal nasional maupun internasional dengan empat paper di antaranya menempatkan Ilmi sebagai penulis pertama.

Setelah pandemi berakhir, Ilmi melanjutkan penelitian tentang aspek kimiawi yang berperan dalam perubahan warna pada lukisan prasejarah. Penelitian itu dilakukan Ilmi di bawah bimbingan Prof Dr Ismunandar Prof Dr Djulia Onggo, Dr Pindi Setiawan, dan Dr Grandprix Thomryes Marth Kadja.

Penelitian ini dipublikasikan dalam bentuk disertasi yang berjudul “Aspek Kimia pada Diskolorasi Gambar Cadas Maros-Pangkep dan Lembata”. Tujuan penelitian tersebut adalah untuk mengetahui komposisi pigmen warna yang digunakan dan menentukan strategi konservasi untuk lukisan purba.

“Pembimbing kedua Dr Pindi Setiawan MSi meninggal dunia satu bulan setelah ujian disertasi saya. Itu menjadi pengalaman menyedihkan selama studi S3. Semoga saya dapat meneruskan cita-cita beliau untuk meneliti lukisan prasejarah di Indonesia,” ujarnya.

Fokus penelitian tersebut juga berhasil mengantarkan Ilmi untuk menjadi pembicara pada European Synchrotron Radiation Facility (ESRF) di Grenoble tahun 2020 lalu. Dalam acara tersebut Ilmi mempresentasikan hasil penelitiannya terkait analisis sifat fisikokimia pigmen gambar cadas di Situs Karim, Sangkulirang, Kalimantan Timur.

Peran Ilmi dalam ESRF 2020 membuahkan kerja sama sehingga dia diberikan kesempatan untuk mengirimkan sampel ke ESRF untuk dianalisis lebih lanjut. Hal ini tentu merupakan pengalaman sangat berharga mengingat ESRF fasilitas penelitian ternama di Eropa.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut