Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Satu Santriwati asal Cimahi Jadi Korban Pemerkosaan Herry Wirawan
Advertisement . Scroll to see content

Miris, Buruh Pabrik di Sukabumi Diperkosa Pacar dan 2 Temannya sampai Hamil 8 Bulan

Rabu, 15 Desember 2021 - 17:11:00 WIB
Miris, Buruh Pabrik di Sukabumi Diperkosa Pacar dan 2 Temannya sampai Hamil 8 Bulan
Seorang buruh pabrik di Sukabumi diperkosa secara bergilir oleh pacara dan dua temannya. Sebelum diperkosa, korban dicekoki minuman keras dan obat terlarang. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Tidak lama setelah mengonsumsi obat kuning dan minuman beralkohol, korban merasakan pusing. Setelah itu, pacar bersama dua temannya mengajak korban untuk pindah ke saung tempat pemancingan ikan tak jauh dari rumah teman pacarnya itu.

"Saya dipaksa sama cowok itu, diajak ke saung yang lokasinya tidak jauh dari tempat pemancingan. Setiba di saung, cowok itu langsung ngajak melakukan itu (berhubungan badan). Jadi pelakunya ada tiga (pacar dan dua temannya). Saya bilang gak mau dan terus menolak. Tapi mereka maksa saya," ujar korban. 

Korban mengaku, pertama kali yang melakukan perbuatan keji tersebut pacarnya sendiri, RI. Setelah sang pacar usai melampiaskan nafsu bejatnya, dua temannya menghampiri korban dan melakukan pemerkosaan secara bergiliran.

Pacar korban mengajak berhubungan badan kepada NI dengan cara memaksa. Bahkan, bagian tubuh korban telah dipegang erat-erat dan membuka paksa celana. Sehingga, korban tidak bisa melawan. 

Terlebih lagi, kepala korban merasakan pusing, akibat diberikan obat oleh pacarnya tersebut. Setelah berhasil memperkosa, korban diantar pulang ke rumah dalam kondisi lemas dan pusing. 

Setelah kejadian tersebut, korban melapor ke Polres Sukabumi untuk membuat laporan perihal kejadian kasus pemerkosaan yang dilakukan secara bergiliran itu pada Selasa 12 Oktober 2021 lalu. 

"Sekarang saya sedang mengandung delapan bulan dan sudah lama tidak komunikasi dengan cowok itu (pacarnya RI). Memang kejadiannya sudah lama. Katanya, dari pak polisi juga mahu ke Parungkuda. Tapi, sampai sekarang pelakunya belum ditangkap. Saya bersama keluarga juga berharap kepolisian untuk segera menangkap pelaku dan diproses seusai hukum yang berlaku," ujar korban.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut