Sementara para korban selamat mengaku masih kaget dengan kecelakaan tersebut. Mereka mengakui sepanjang perjalanan, sopir melaju dengan kecepatan tinggi dan sebelum kecelakaan berusaha menyalip truk di depannya.
“Kami dari Pati, ke Borobudur, trus mau pulang. Kami sadar setelah bus sudah menabrak, terdengar bunyi keras bruk. Ada satu penumpang yang meninggal, yang lain luka-luka,” kata korban selamat, Rijali dan Slamet.
Saat ini, korban yang tewas masih di ruang jenazah RSUD Subang. Sementara mobil minibus Isuzu Elf sudah dievakuasi ke Pos Derek Tol Cipali. Kasus kecelakaan ini ditangani oleh Unit Laka Satlantas Polres Subang.
Sopir minibus yang hanya mengalami luka ringan kini diamankan di Polres Subang untuk dimintai keterangan. Sementara sopir truk yang ditabrak melarikan diri setelah kecelakaan terjadi.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan yang melintas di Tol Cipali agar berhati-hati. Kecepatan tidak melebihi dari 100 km per jam. Juga kepada kendaran truk pada saat menyalip agar memperhatikan kendaraan yang ada di belakangnya supaya tidak terjadi kecelakaan lalu lintas,” kata Kanit PJR Tol Cipali Azis Syarifudin.
Editor: Maria Christina