Menyentuh! Ibu di Bandung Berangkat Haji Bersama Anak dari Hasil Jualan Siomay
"Kalau menurut logika manusia kan gak akan cukup ya, saya sekarang kerja serabutan seminggu Rp100.000 anak ada empat, tapi kan Allah yang maha mencukupi segalanya. Ibu cuma yakin, kalau kita diundang Allah, berarti kita yang dimampukan Allah, bukan karena kita yang mampu," katanya.
Untuk melunasi biaya haji, Halimah melakukan berbagai pekerjaan tambahan. Dia pernah mengasuh anak tetangga hingga bekerja menjahit di konveksi.
"Kerja serabutan ya kadang ada yang nitip anak, nanti saya asuh di rumah," ucapnya.
Tak hanya itu, demi mengejar impian ke Tanah Suci, Halimah juga rela menjual sejumlah perhiasan yang dimilikinya sebagai tambahan biaya. Usaha keras itu akhirnya membuahkan hasil. Setelah menunggu hampir 13 tahun, Halimah dipastikan berangkat haji tahun ini.
Rencana keberangkatan Halimah terasa semakin haru karena dia akan pergi bersama putri sulungnya, Mutia Salsabila. Keberangkatan ini sekaligus menggantikan posisi sang suami yang telah meninggal dunia.
Kini, impian besar yang diperjuangkan selama bertahun-tahun itu akan segera terwujud. Halimah bersama ratusan calon jemaah haji lainnya dijadwalkan berangkat pada Rabu mendatang dari Kota Bandung.
Editor: Donald Karouw