Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Penganiayaan Anak Disabilitas di Sukabumi Terkuak, Ini Terduganya
Advertisement . Scroll to see content

Mensos Risma Akan Bawa Anak Disabilitas Korban Penganiayaan di Sukabumi ke Jakarta

Sabtu, 04 Desember 2021 - 05:37:00 WIB
Mensos Risma Akan Bawa Anak Disabilitas Korban Penganiayaan di Sukabumi ke Jakarta
Mensos Tri Rismaharini memberikan keterangan seusi mengunjungi MN di rumahnya. Mensos akan membawa MN, anak disabilitas, dan kakeknya tinggal di balai sosial. (Foto: DHARMAWAN HADI)
Advertisement . Scroll to see content

Diberitakan sebalumnya, kasus penganiayaan terhadap anak disabilitas di Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, akhirnya terkuak. Polsek Tegalbuleud mengamankan terduga penganiaya, Jumat (3/12/2021) sekitar pukul 16.00 WIB. 

Kapolsek Tegalbuleud, Iptu Deni Miharja membenarkan kabar tersebut kepada wartawan saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon. "Betul, sudah kita amankan terduga berinisial DD (50) yang merupakan tetangga korban. Tempat tinggalnya sekitar 90 meter dari rumah korban," ujarnya. 

Saat ini Polsek Tegalbuleud sedang melakukan pemeriksaan terhadap terduga tersebut, yalni dengan meminta keterangan dan mencari bukti-bukti lain sebagai bahan pengembangan kasus tersebut. 

Senada dengan Kapolsek, Camat Tegalbuleud, Antono juga membenarkan bahwa DD yang diamankan oleh Polsek Tegalbuleud dicurigai sebagai pelaku penganiayaan anak disabilitas tersebut. 

"Terduga pelaku mempunyai kelainan psikologi akan tetapi bukan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), untuk motifnya sendiri masih diselidiki oleh pihak kepolisian," ujarnya. 

MN, bocah disabilitas di Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi diduga disiksa oleh orang tak dikenal. Korban yang berinisial MN (12) ini mengalami luka bakar bekas sundutan rokok, kuku jari kaki juga dicabut.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut