Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nataru, Volume Penumpang Bandara Husein Sastranegara Diperkirakan Naik 10 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Menjelang Tahun Baru Harga Tiket Pesawat di Bandara Husein Bandung Melonjak

Jumat, 31 Desember 2021 - 09:05:00 WIB
Menjelang Tahun Baru Harga Tiket Pesawat di Bandara Husein Bandung Melonjak
Penumpang pesawat memindai barcode PeduliLindungi di Bandara Husein Sastranegara. (Foto: iNews/ERVAN DAVID)
Advertisement . Scroll to see content

"Pada H-4, total sebanyak 29.351 orang melakukan perjalanan menggunakan transportasi udara di Bandara Husein. Sedangkan pada H-1 menjelang tahun baru 2022 terjadi penurunan volume penumpang," kata Eksekutif General Manager PT Angkasa Pura II Cabang Husien Sastranegara Bandung, Jumat (31/12/2021).

Load factor rute penerbangan tertinggi mencapai 90-91 persen, ujar Iwan Winaya, salah satunya adalah Bandung-Denpasar atau sebaliknya Denpasar-Bandung. Ini dilayani oleh tiga maskapai, Citilink, Lion Air Group, dan Air Asia. "Kemudian, Bandung-Kualanamu dengan load factor 80-90 persen. Destinasi-destinasi itu yang terfavorit," ujar Iwan Winaya.

Eksekutif General Manager PT Angkasa Pura II Cabang Husien Sastranegara Bandung menuturkan, penumpang harus mematuhi Surat Edaran Nomor 111 tahun 2021 tentang Persyaratan Pembatasan Mobilitas di Masa Angkutan Nataru. Edaran ini berlaku sampai 2-4 Januari 2022. 

"Yang melakukan perjalanan harus sudah vaksin dosis lengkap ditambah tes antigen 1X24 jam. Anak-anak di bawah 12 harus PCR. Yang belum vaksin lengkap sementara dibatasi mobilitasnya," ujar Iwan Winaya.

Primus Prianto, penumpang pesawat, mengatakan, para penumpang kesulitan karena terjadi perubahan jadwal dari pihak maskapai penerbangan sehingga seharusnya berangkat besok mendadak harus berangkat sekarang. "Ada kenaikan harga tiket, dari biasanya dari Bandung ke Makassar Rp1 juta. Sekarang Rp1,3 juta-Rp1,5 juta," kata Primus.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut