Mengenal Rahma Sakura Anggota DPRD Sukabumi Termuda Berparas Cantik, Pernah Jadi Honorer
"Saya inginnya di Komisi 4 atau Komisi 2 karena ada isu-isu pendidikan. Di Dapil saya, itu yang harus diperjuangkan. Saya pernah magang di sekolah dan juga menjadi guru honorer, jadi saya tahu betul isu-isu ini dari dekat," katanya.
Dalam perjalanan hidupnya yang terbilang masih muda, Rahma telah membuktikan usia bukanlah penghalang untuk berkontribusi secara signifikan dalam politik. Bahkan, saat masa kampanye berlangsung, dia masih menyelesaikan kuliah dan mengelola bisnis.
"Saya masih kuliah dan ada bisnis juga, tapi alhamdulillah bisa membagi waktu dengan baik. Sekarang kuliah saya sudah selesai, jadi saya lebih fokus pada tugas sebagai anggota DPRD," ucapnya.
Ketertarikan Rahma pada politik dimulai sejak masa SMA. Dia merasakan ketidakpuasan terhadap kondisi infrastruktur di desanya yang tidak banyak mengalami perubahan. Meski awalnya tertarik mencalonkan diri sebagai kepala desa, usia muda menjadi penghalang.
Namun, kesempatan untuk berkontribusi lebih besar muncul ketika dia memutuskan untuk terjun ke dunia legislatif.