Selanjutnya, petugas melakukan identifikasi terhadap jasad tersebut dan mengamankan barang-barang milik korban berupa tas sekolah warna putih ungu berisikan buku, alat tulis, dan sepatu. Diamankan pula tali kabel warna hitam. "Di dalam tas korban berisi buku-buku dan terdapat identitas korban atas nama Delis Sulistina," ujar Eerlangga.
Erlangga menuturkan, berdasarkan penyelidikan, menurut keterangan saksi Teteng yang sehari-hari berjualan cilok di sekitar lokasi kejadian, mengaku mencium bau busuk sejak Jumat 24 Januari 2020. Bau tersebut berasal dari dalam selokan saat air tersebut mampet meluap ke jalan.
"Pada Senin 27 Januari 2020 sekitar pukul 14.30 WIB, saat saksi Teteng kembali berjualan di dekat TKP, mencium bau bangkai yang semakin menyengat. Lalu, Teteng, Engkos, dan Nanang membongkar bagian atas gorong-gorong sehingga terlihat kaki manusia," kata Erlangga.
Mayat korban ditemukan dalam kondisi tubuhnya terlipat di dalam gorong-gorong depan sekolahnya. Saat ditemukan korban masih mengenakan seragam pramuka dan membawa tas serta buku.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq