Masjid di Cipatat KBB Kerap Disatroni Pencuri, Terakhir As-Syifa Cipatat Elok Jadi Sasaran
Edwar Yunani menyatakan, pada awalnya pengurus masjid tidak menyadari jika telah kehilangan kotak amal. Baru pada saat hendak menunaikan ibadah salat Ashar, dirinya curiga karena letak posisi kotak amal ada di dalam lemari baju mukena.
Padahal biasanya kotak amal itu selalu posisinya ada di bagian depan dekat mimbar. Kecurigaan semakin menguat karena melihat kondisi kotak amal itu kunci gemboknya sudah dalam keadaan rusak.
Setelah dicek, ternyata benar. Uang di dalam kotak amal tersebut raib. Namun jumlah uang di dalamnya tidak terlalu banyak karena sebelumnya sudah diambil dan disimpan di bendahara.
"Ya untungnya sebelumnya uangnya sudah diambil dan disimpan di bendahara masjid. Kalau pun ada uang di dalamnya, mungkin belum banyak," ujar Edwar Yunani.
Pengurus DKM As-Syifa, tutur Edwar, mengecek kamera CCTV. Ternyata benar pencuri mengambil kotak amal. Pelaku membawa kotak amal itu dari depan ke dalam masjid.
Lalu menyimpan kotak tersebut di dalam lemari setelah membongkar dan mengambil uangnya. "Aksi pencurian kotak amal masjid di Desa Ciptaharja sering terjadi. Bukan hanya di sini tapi di beberapa RW tetangga juga terjadi, seperti di Masjid At-Taubah, Aljihan, dan Alfatah. Kemungkinan orangnya sama dan mengetahui kondisi wilayah," tutur dia.
Editor: Agus Warsudi