Marak Terjadi Sopir Angkot Adang Bus Trans Metro Pasundan, Polisi Cari Pelaku
Menyikapi maraknya aksi pengadangan Bus TMP, Kasat Lantas Polrestabes Bandung AKBP Ariek Indra Sentanu mengatakan, telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung. Selain itu, Satlantas Polrestabes Bandung kini tengah mencari sopir angkot yang melakukan pengadangan untuk diajak berdialog.
Pencarian bukan untuk penegakan hukum, melainkan untuk memecahkan persoalan lewat komunikasi. "Saat ini sudah kami cari pengemudinya dan akan dikomunikasikan secara humanis. Kami akan dialog apa permasalahan dan sumbatannya," kata Kasatlantas Polrestabes Bandung, Kamis (21/4/2022).
AKBP Ariek Indra Sentanu menyatakan, sebenarnya, sosialisasi Bus TMP sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Bahkan, Satlantas Polrestabes Bandung telah meminta Dishub Kota Bandung untuk mengambil langkah taktis agar operasional Bus TMP tersosialisasi dengan baik kepada para pelaku moda transportasi lain.
"Terkait izin trayek dan lain-lain sudah dilaksanakan jauh hari. Ranahnya pemerintah kota. Namun efek kebijakan otomatis Polri tidak mungkin diam," ujar AKBP Ariek Indra Sentanu.
Sebelumnya, Dishub Jawa Barat pun menyesalkan peristiwa pengadangan yang disertai pengancaman terhadap sopir Bus TMP. Kepala Dishub Jabar A Koswara menuturkan, operasional Bus TMP sendiri merupakan tindak lanjut program Teman Bus yang diresmikan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada Desember 2021 lalu.