Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tangkal Polarisasi Pemilu 2024, Waketum Partai Perindo Imbau Masyarakat Saring Konten Medsos
Advertisement . Scroll to see content

Mantan Wakil KSAD Sebut Politik Identitas Ancam Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Senin, 21 Agustus 2023 - 13:49:00 WIB
Mantan Wakil KSAD Sebut Politik Identitas Ancam Persatuan dan Kesatuan Bangsa
Tokoh militer, mantan Wakil KSAD Letjen (Purn) Kiki Syahnakri (tengah) dalam diskusi bertajuk "Mewaspadai Kembalinya Politik Identitas dan Polarisasi Menjelang Pilpres 2024" di Kota Bandung, Sabtu (19/8/2023). (FOTO: AGUNG BAKTI SARASA)
Advertisement . Scroll to see content

Selanjutnya, tutur Kiki Syahnakri, secara demografi juga kekayaan sumber daya alam (SDA) Indonesia luar biasa. Ini terbukti dari adanya nikel, batu bara, mineral, dan sebagainya.

Karena itu, dalam ciri-ciri geografis itu pasti beredar kepentingan-kepentingan asing, terutama negara adikuasa. Bahkan, Kiki menyebut, suatu saat pasti bertabrakan dengan kepentingan nasional.

"Kepentingan-kepentingan itu biasanya kalau negara adikuasa karena dia menguasai teritorial, kekuatan bersenjata, sehingga karena kepentingan mereka di Nusantara ini yang paling pokok adalah ingin ikut menikmati, menghisap, mengeksploitasi kekayaan sumber daya alam kita. Itu pasti," tutur Kiki Syahnakri.

Dalam diskusi yang digelar dalam rangka Dies Natalis Satu Indonesia itu, Kiki mengemukakan bahwa berdasarkan ciri-ciri tersebut, akhirnya para pendiri bangsa bersepakat membentuk Indonesia sebagai negara bangsa. Sebab, bangsanya lebih dahulu lahir ketimbang negara.

"Politik identitas entah itu membawa agama, warna kulit, etnik, pasti mengganggu persatuan ini. Padahal persatuan sangat dibutuhkan bangsa Indonesia," ucap dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut