Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Asyik Ngobrol saat Upacara Hari Pancasila, Sejumlah ASN di Majalengka Digaruk Satpol PP
Advertisement . Scroll to see content

Majalengka Rawan Bencana Hidrometeorologi, BPBD Siapkan Tempat Evakuasi

Jumat, 12 November 2021 - 15:54:00 WIB
Majalengka Rawan Bencana Hidrometeorologi, BPBD Siapkan Tempat Evakuasi
Bencana hidrometeorologi akibat La Nina rawan terjadi di Kabupaten Majalengka. (Foto: Ilustrasi)
Advertisement . Scroll to see content

MAJALENGKA, iNews.id -Kabupaten Majalengka rawan dilanda bencana hidrometeorologi yang dipicu fenomena La Nina selama musim hujan, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, sambaran petir, dan angin puting beliung. Sebagai bentuk antisipasi, BPBD Majalengka telah menyiapkan tempat evakuasi bagi warga terdampak. 

Sepekan terakhir, sejumlah bencana hidrometeorologi mulai terjadi di Kabupaten Majalengka. Seperti yang terjadi di Desa Sukaraja Kulon, Kecamatan Jatiwangi. Warga Desa Sukaraja Kulon meninggal setelah tersambar petir pada Selasa (9/11/2021) lalu.

Selain menewaskan satu warga, bencana hidrometeorologi juga menyebabkan proyek bangunan seharga Rp4,1 miliar terhenti sementara. Pasalnya, bangunan berupa gerai di Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) Panyaweuyan, Kecamatan Argapura itu ambruk akibat diterpa hujan deras.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Majalengka Iskandar Hadi mengatakan, BPBD Majalengka sudah melakukan beberapa persiapan. Selain dalam bentuk imbauan, juga menyiapkan tempat evakuasi bagi warga terdampak bencana.

"Kami menyiapkan segala sesuatu untuk mengantisipasi dan mengatasi bencana. Personel, sarana dan prasarana. Iya, ada (tempat) evakuasi apabila terjadi yang tidak diharapkan, kami sudah siap," kata Kalak kepada MPI, Jumat (12/11/2021).

Iskandar menyatakan, sejumlah bencana sudah terjadi di Kabupaten Majalengka. Namun dia memastikan bencana-bencana yang terjadi di beberapa titik itu masih masuk kategori skala kecil.

"Majalengka itu daerah rawan bencana ke-13 di Jabar. Titik-titik rawan itu masih tetap. Sekarang sudah terjadi, tapi masih kecil-kecil," ujar Iskandar.

Sementara, berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi Kelimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kertajati, hujan lebat diprakirakan mengguyur semua daerah di Kabupaten Majalengka sejak siang sampai malam. Pada malam hari, hujan disertai petir diprakirakan merata di semua daerah.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut