Mahasiswa MIPA Unpad Raih Penghargaan Internasional Berkat Deterjen Ramah Lingkungan
"Kombinasi brangkasan jagung dan buah lerak yang mengandung saponin sebagai agen surfaktan yang dapat digunakan sebagai pembersih alami dan dapat terdegradasi," kata Riska dalam keterangan resmi Humas Unpad, Selasa (24/8/2021).
Menurut Riska, metode riset yang digunakan adalah ekstraksi untuk menghasilkan komponen cairan, uji busa, uji stabilitas busa, dan uji keasaman. Dari pengujian yang dilakukan, kandungan saponin pada buah lerak sebesar 28 persen dengan tinggi buih tertinggi 2,7 cm pada tabung reaksi.
"Kadar keasaman pada larutan lerak adalah 5, sedangkan kadar keasaman pada busa lerak adalah 6 dan busa brangkasan jagung sebesar 5," ujar Riska.
Hasil ini menunjukkan bahwa deterjen cair dari brangkasan jagung dan buah lerak dapat digunakan sebagai produk ramah lingkungan dan berpotensi menjadi deterjen biodegradable di masa depan.
Ajang IFYRE 2021 merupakan kompetisi ilmiah tingkat internasional yang diikuti oleh para peneliti profesional, mahasiswa sarjana, hingga siswa sekolah menengah atas dari seluruh dunia.
Setiap peserta yang terpilih berkesempatan mempresentasikan penelitian mereka di hadapan panelis. Setiap presenter akan dinilai berdasarkan tiga predikat, yaitu “Excellent”, “Very Good”, dan “Good Research Project”.
Tahun ini, ajang IFYRE 2021 diikuti oeh 36 tim terpilih untuk mempresentasikan proyek penelitiannya. Riska berkesempatan menjadi presenter bersama 15 presenter lain dari Indonesia, Meksiko, Rusia, Turki, Nepal, dan Irak. Sementara tim panelis yang hadir terdiri dari 23 orang dari kalangan akademisi.
Editor: Agus Warsudi