Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Soal Kebijakan Pelonggaran Masker, Dosen Unpad Ingatkan Waspada: di Inggris Harus Pakai Lagi karena Kasusnya Naik
Advertisement . Scroll to see content

Mahasiswa Fapet Unpad Ini Sukses Raup Jutaan Cuan dari Ulat Jerman, Ini Kiatnya

Minggu, 29 Mei 2022 - 16:38:00 WIB
Mahasiswa Fapet Unpad Ini Sukses Raup Jutaan Cuan dari Ulat Jerman, Ini Kiatnya
Eri Erianto, mahasiswa Fapet Unpad Bandung, suksesk membudidayakan ulat Jerman. (Foto: Kanal Media Unpad)
Advertisement . Scroll to see content

Selain itu, ulat jerman juga bisa digunakan sebagai tambahan bahan baku produk kecantikan karena kandungan proteinnya yang bagus untuk kulit. Di beberapa negara, ulat ini banyak dijadikan sebagai pengganti protein hewani. Beragam potensi tersebut kemudian dilirik Mahasiswa Fakultas Peternakan Unpad Eri Erianto. 

Sejak awal pandemi Covid-19, Eri mulai menggeluti budi daya ulat jerman dengan belajar dari para senior, dosen, dan tenaga laboran di Fapet Unpad. Sampai saat ini, budi daya ulat jerman milik Eri mampu meraih omset hingga jutaan rupiah per bulan. 

Dalam rilis Kanal Media Unpad, Eri Erianto mengatakan, awalnya dia mencoba membeli indukan ulat jerman sebanyak 100 ekor dari kakak tingkatnya di Fapet Unpad. Seiring dengan kebutuhan akan tambahan biaya, Eri pun memilih untuk budi daya ulat jerman kecil-kecilan. 

“Pada awal saya beternak ulat jerman saya belum mengetahui bagaimana tata cara pemeliharaannya dan kemana menjualnya namun seiring berjalannya waktu saya banyak belajar dari kakak tingkat, peternak yang ada di daerah Majalaya selain itu saya juga mendapatkan ilmu dari YouTube,” kata Eri. 

Seiring berjalannya waktu, budi daya yang digeluti Eri berkembang pesat. Sampai saat ini, Eri mampu panen setiap 15 hari sekali. Dalam sekali panen bisa menghasilkan 5 sampai 20 kilogram ulat jerman dengan harga antara Rp40.000-Rp80.000 per kilogram.

"Mudah-mudahan dapat mendorong kaum muda atau kaum milenial untuk berternak ulat jerman karena banyak manfaatnya dan keuntungan lumayan besar. Pemeliharan ulat jerman tersebut tidak terlalu sulit dan dapat dipanen sebulan 2 kali,” ujarnya.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut