Maaher Tinggalkan Istri dan 2 Balita, Ustaz Yusuf Mansyur Ajak Masyarakat Membantu
"Di antara sunnah bagi yang idup atas yang udah wafat, mendoakan dan hanya bercerita tentang kebaikan2nnya saja.. Mari maafkan juga. Tar kita diceritakan hanya kebaikan2 dan dimaafin juga oleh yang lain, sekarang, dan saat wafatnya kelak," katanya.
Jenazah ustaz Maheer At Thuwailibi sempat disemayamkan di rumah duka Perumahan Duta Indah, Jalan Palem 4 Blok G4 No 4, Kelurahan Jatimakmur, Kota Bekasi, Selasa (9/2/2021). Selanjutnya, almarhum dimakamkan di Pesantren Darul Qur’an di Tanggerang.
Jenazah dibawa menggunakan ambulans B 1508 PIX dengan iring-iringan dan patwal kepolisian menuju pemakaman di Tanggerang. Ustaz Maheer akan dimakamkan bersebelahan dengan makam Syekh Ali Jaber.
Sebelumnya, Jamal, adik ustaz Maaher, mengatakan, almarhum meninggal karena penyakit TB usus yang sudah diderita sejak lama. "Sudah sejak lama menderita sakit TB usus, dan saat menjadi tahanan di Rutan Bareskrim kondisinya sudah semakin memburuk,” kata Jamal.
Bahkan, ujarnya, saat didalam tahanan Maaher juga sempat melakukan perawatan di rumah sakit. Saat ini, pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian Maaher untuk menghadap Sang Kuasa. ”Keluarga mengikhlaskan kepergiannya, semoga amal ibadahnya diterima Allah,” tuturnya.