Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Keterisian Rumah Sakit Meningkat, Ridwan Kamil: Imbas Libur dan Mudik yang Bocor
Advertisement . Scroll to see content

Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, Skenario Terburuk Disiapkan untuk Antisipasi

Selasa, 08 Juni 2021 - 09:22:00 WIB
Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, Skenario Terburuk Disiapkan untuk Antisipasi
Provinsi Jabar menyiapkan skenario terburuk untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 dengan menambah tenaga perawat dan ruang perawatan. (Foto: Ilustrasi) 
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat menyiapkan skenario terburuk dalam upaya mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 pasca-Lebaran 2021. Upaya tersebut di antaranya dengan menambah tenaga kesehatan dan ruang perawatan.

Di RSUD Al Ishan Bandung yang merupakan rumah sakit provinsi, Pemda Provinsi Jabar bekerja sama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jabar akan menerjunkan 37 tenaga perawat tambahan dan 40 unit kamar khusus pasien Covid-19. 

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Jabar, Daud Achmad mengatakan, penambahan kamar perawatan di RSUD Al Ihsan tersebut sedianya sudah direncanakan sejak lama. Namun, karena semua perawat sudah full tugas, penambahan kamar itu tak kunjung terealisasi.

"Di Al-Ihsan 150 sudah full. Mau nambah 40 kamar terkendala SDM. Kami bekerja sama dengan PPNI, insya Allah hari ini ada penambahan 37 tenaga kesehatan khusus untuk menambah kamar di Al-Ihsan 40 (kamar)," ujar Daud, Selasa (8/6/2021). 

Penambahan perawat dari PPNI, kata Daud, tidak hanya untuk RSUD Al Ihsan, tapi juga rumah sakit rujukan Covid-19 lainnya di Jabar yang membutuhkan SDM. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut