Lonjakan Covid-19, Puskesmas di Cimahi Hanya Layani Pasien Kondisi Darurat
CIMAHI, iNews.id - Pelayanan Puskesmas di seluruh wilayah Kota Cimahi tidak melayani pasien rawat jalan terkecuali pasien dengan kondisi darurat hingga dua minggu ke depan. Hal tersebut sebagai antisipasi melonjaknya pasien Covid-19 yang berobat ke puskesmas.
"Pembatasan pelayanan dilakukan sehubungan dengan terjadinya lonjakan kasus Covid-19 dan banyaknya kasus isolasi mandiri yang harus dipantau petugas," kata Kepala Puskesmas Citeureup, Cimahi, Juara Pardamean, Rabu (23/6/2021).
Kondisi tersebut juga dikarenakan keterbatasan personel dan mempertimbangkan keselamatan pasien dan petugas kesehatan. Sehingga untuk sementara pelayanan pengobatan untuk umum, termasuk pelayanan gigi di puskesmas ini ditutup.
Pelayanan hanya dibuka untuk pasien dengan kondisi gawat darurat, seperti demam dengan suhu badan diatas 38 derajat celcius, sesak atau asma, luka robek atau cidera, muntah/diare lebih dari 4x24 jam, pingsan/penurunan kesadaran, serta kejang-kejang.
Lebih lanjut dikatakannya, petugas Puskesmas Citeureup dan keluarganya juga ada yang positif terpapar Covid-19. Yakni ada empat petugas, masing-masing seorang petugas gizi, dua bidan dan satu dokter gigi.