Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 15 Rumah Tertimbun Tanah Longsor di Desa Sukamulya Garut
Advertisement . Scroll to see content

Longsor di Talegong Garut, Tanah Masih Bergerak Ratusan Warga Mengungsi

Jumat, 04 Desember 2020 - 09:30:00 WIB
Longsor di Talegong Garut, Tanah Masih Bergerak Ratusan Warga Mengungsi
Warga Desa Sukamulya di tengah puing rumahnya yang hancur diterjang longsor. (Foto: ANTARA/Candra Yanuarsyah)
Advertisement . Scroll to see content

"Sebenarnya kejadian bencana longsornya sudah tiga hari, longsornya (longsor besar) baru tadi pagi dan warga sudah mengungsi, tidak ada korban jiwa," ujar Helmi.

Wabup Garut menuturkan, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, TNI dan Polri serta sukarelawan belum dapat membersihkan sisa material tanah longsor yang menimpa rumah warga karena daerah tersebut masih berpotensi longsor susulan. "Longsorannya sekarang masih bergerak, jadi belum bisa dibersihkan," tutur Wabup.

Terkait nasib warga yang rumahnya terancam dan rusak, kata Helmi, sementara diungsikan ke tempat aman bangunan sekolah yang lokasinya dekat dengan puskesmas dan kantor kecamatan.

Selama di pengungsian, kata Wabup, Pemkab Garut melalui BPBD Garut akan mendirikan dapur umum dan menyiapkan kebutuhan logistik serta menerjunkan tim medis untuk menangani masalah kesehatannya.

Berdasarkan laporan BPBD Jabar, tanah longsor yang dipicu hujan deras pada Kamis (3/12/2020) itu juga menimbun jalan provinsi. Sebanyak 11 jiwa atau 6 kepala keluarga (KK) warga Desa Sulaksana terancam. 

Di kampung Sawah Jeruk, sebanyak 18 rumah tertimbun, 153 rumah yang dihuni 171 KK terancam. Di Kampung Bojong Haur dua rumah tertimbun longsor dan sebanyak 154 rumah yang dihuni 156 KK terancam.

Akibat bencana itu, sebanyak 51 KK atau 158 jiwa warga Kampung Sawah Jeruk mengungsi. Sedangkan warga Kampung Bojong Haur mengungsi sebanyak 8 KK atau 22 jiwa. Total warga yang mengungsi ke  SMPN 1 Talegong sebanyak 59 KK atau 180 jiwa.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut