"Khawatir terjadi longsor susulan, kami mengimbau warga untuk waspada, karena kontur tanah di wilayah tersebut labil. Apalagi intensitas hujan saat ini masih sangat tinggi," katanya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Duddy Prabowo menyebutkan, jajarannya langsung menindaklanjuti adanya bencana longsor di Kampung Cihideung, Desa Bunijaya, Kecamatan Gununghalu. Selain tertutupnya badan jalan akibat longsor tebing, longsor juga mengakibatkan badan jalan mengalami penurunan setinggi 2 m dan retakan 10 m.
Oleh karenanya, lanjut Duddy, kendaraan roda dua atau empat sama sekali tidak dapat melintas.Dia bersama Camat Gununghalu, Danramil, Kapolsek, Pemerintah Desa, unsur pemuda dan warga masyarakat, saat ini sedang berupaya untuk membuka akses jalan yang tertutup. Termasuk membuat tanggul penahan tanah dengan menggunakan karung supaya tanah tidak berjatuhan lagi ke badan jalan.
"Kami sedang berupaya mengevakuasi tanah yang menutup jalan, supaya hari ini bisa kembali dilewati. Nantinya juga akan dipasang rambu rambu peringatan dan penangan lebih lanjut menggunakan alat berat dengan berkoordinasi ke Dinas PUPR," katanya.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq