Logistik Covid-19 di Kota Bandung Menipis, APD Hazmat Tinggal 41 Potong
BANDUNG, iNews.jd - Seiring peningkatan kasus Covid-19 di Kota Bandung, persediaan (stok) logistik bagi tenaga medis, menipis. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, hingga 31 Desember 2020 lalu, baju hazmat tinggal 41 potong.
"Pemkot Bandung melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung terus berupaya menambah kebutuhan logistik bagi masyarakat Kota Bandung," kata Koordinator Kelompok Kerja (Pokja) Perdagangan dan Sentra Industri Satgas Pemulihan Ekonomi Kota Bandung Elly Wasliah di sela serah terima jabatan Kordinator Bidang Logistik Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung di Balai Kota Bandung, Kamis (7/1/2021).
Selain Hazmat yang tersisa puluhan potong saja, Elly membeberkan stok logistik hasil donasi para donatur yang saat ini masih tersedia di gudang, yakni:
1. Hand sanitizer 125 ml 601 botol
2. Hand sanitizer 500 ml 45 Botol
3. Masker kain 195.350 pcs
4. Masker medis 56.500 pcs
5. Multivitamin 24 Botol
6. Vitamin C 248 box
7. Paket sembako 410 paket
8. Sarung tangan karet 100 pcs
9. Tenda chek point 7 buah
10. Thermogun 1 buah.
"Itu merupakan ketersediaan barang bantuan yang didapat dari pihak donatur yang masih ada di gudang logistik sampai dengan akhir bulan Desember 2020," imbuhnya.