Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Tetapkan MNC Lido City Kawasan Ekonomi Khusus, Bupati Bogor Berharap Pendapatan Daerah Meningkat
Advertisement . Scroll to see content

Lido Jadi KEK, Pemprov Jabar Optimistis Bakal Jadi Penggerak Pariwisata Nasional

Senin, 15 Februari 2021 - 10:04:00 WIB
Lido Jadi KEK, Pemprov Jabar Optimistis Bakal Jadi Penggerak Pariwisata Nasional
Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo saat menghadiri acara peletakan batu pertama Movieland Lido City, Sabtu (13/2/2021). (Foto: MNC)
Advertisement . Scroll to see content

Dari prospek bisnis, lanjut Dedi, kehadiran theme park yang akan dibangun di dalam KEK Lido diprediksi mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman) hingga mencapai 63,4 juta orang sampai 2038 atau rata-rata 3,17 juta wisatawan per tahun.

Tidak hanya itu, KEK Lido yang terletak di Kabupaten Bogor itu sangat berpeluang menjadi mesin pendorong pariwisata nasional karena berada di Destinasi Pariwisata Nasional (DPN) Halimun-Bogor dan sekitarnya sekaligus menjadi pendorong kebijakan Jabar sebagai Kawasan Khusus Pengembangan Pariwisata Provinsi (KPPP).

"Diharapkan, ke depan, KEK Lido mampu menarik investasi jutaan dollar (Amerika) ke Jawa Barat, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan perekonomian lokal dan regional," ujarnya.

Diketahui, Dewan Nasional Ekonomi Khusus menyetujui pembentukan dua KEK baru, yaitu KEK Lido di Provinsi Jabar dan KEK JIIPE di Provinsi Jawa Timur pada sidang Dewan Nasional Ekonomi Khusus yang digelar pada 10 Februari 2021 lalu.

KEK Lido menjadi KEK pertama dari tujuh KEK yang akan dikembangkan di Provinsi Jabar. Dibangun di atas lahan seluas lebih dari 1.000 hektare ini, KEK Lido diyakini mampu mendongkrak sektor pariwisata di Jabar, khususnya di kawasan Bogor dan Sukabumi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut