Lapaknya Terbakar, Pedagang Pasar Sederhana Direlokasi Pemkot Bandung
"Saya sudah sering berbicara dengan PD Pasar. Tetapi harus ada juga peran dari para pedagang untuk mengantisipasi hal seperti ini. Tidak hanya menyiapkan alat pemadam, namun yang terpenting adanya kedisiplinan dari para pedagang," ucapnya.
Sementara itu, Direktur Umum Adminsitrasi dan Keuangan PD Pasar Bermartabat, Andri Salman, mengatakan, pihaknya menyediakan meja pengaduan bagi para pedagang yang lapaknya terbakar. Hal itu untuk pendataan sebelum direlokasi.
"PD Pasar sedang mendata. Kami akan inventarisir jumlah kerugian dari pedagang, pemilik atau pun penyewa kios. Saat ini prioritas kami memindahkan pedagang ke Pasar Inpres (bagian selatan Pasar Sederhana)," kata Andri.
Di Pasar Inpres terdapat sedikitnya 230 lapak baru sebagai tempat relokasi pedagang yang terkena musibah. Sebelumnya, Pasar Inpres akan digunakan Pedagang Kaki Lima (PKL), namun karena ada musibah maka sementara digunakan pedagang yang menjadi korban kebakaran.
"Jumlah lapak yang tersedia memang kurang. Namun setelah diselidiki, dari 395 lapak, yang aktif berjualan setiap hari hanya 192 saja. Sementara lainnya kerap tutup dan kosong. Jadi kami bisa relokasikan sementara ke Pasar Inpres," ujarnya.
Andri menuturkan, PD Pasar sudah sering menyosialisasikan dan mengimbau, bahkan melarang pedagang untuk menghuni atau pun bermalam di pasar. Hal itu untuk mengindari hal-hal yang tidak diinginkan. "Jadi kami sudah sering melarang pedagang untuk tinggal di lapak. Itu yang tidak terkendali,” tuturnya.
Editor: Donald Karouw