Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Stok Minyak Goreng Terbatas dan Harga Masih Mahal, Pemerintah Daerah Jangan Diam
Advertisement . Scroll to see content

Langka di Pasar Tradisional Majalengka, Minyak Goreng Banyak Dijual di Medsos

Minggu, 13 Februari 2022 - 10:39:00 WIB
Langka di Pasar Tradisional Majalengka, Minyak Goreng Banyak Dijual di Medsos
Minyak goreng mendadak banyak dijual di medsos di saat komoditas itu langka di pasartradisional. (Foto: Ilustrasi)
Advertisement . Scroll to see content

"Tropical redy senin yah.. redy insya allah 100 krat.. yg mau mangga di inbox yah.. stok terbatas soalnya..
Saya order 300 krat cuman di kasih 100 krat," demikian salah satu unggahan warganet menawarkan migor lewat Grup Pecinta Kuliner si medsos Facebook.

Maraknya unggahan yang menawarkan migor di medsos itu, ditanggapi beragam oleh warganet. Tidak sedikit warganet yang merasa heran, karena di toko tidak ada, tetapi banyak yang menjual di medsos.

"SATGAS pantau peredaran minyak. Naha di toko klontong, semi grosir, pasar, minimarket karosong, tp di group mah sing belesat kartonan, jeung jual di luhur HET.?????????? (Kenapa di toko klentong, semi grosir, minimarket kosong, tapi di grup mah banyak kartonnan, dan dijual di atas HET)," tulis akun Ahsan alfatih dengan menyertakan tagar merasa heran.

Unggahan Ahsan di Grup Pecinta Kuliner itu diamini banyak warganet. Bahkan salah satu warganet, meminta pihak berwajib untuk turun ke lapangan. "Polres mana Polre," tulis akun Anggi.

"Nu jualan minyak edisi baleunghar.....Aya aturan nu jual online sakilo hrga 22 rb...ruarrrrr binasa.... (Yang jual Minyak edisi kaya raya. Ada yang jual online 1 kilo gram harga 22 ribu. Luaaar binasa)," tulis akun Denal, dengan nada satir.

Ramainya warga yang mengaku susah cari minyak juga menjadi ditanggapi candaan oleh sebagian warganet. "Minyak goreNg bae ge Mani rame Komo mun miNyak Alus. (Minyak jelek aja sampai ramai. Apalagi minyak bagus)," tulis akun Dizz. Dalam bahasa Sunda, Goreng memiliki arti Jelek. 

Sementara, sebelumnya Polres Majalengka menegaskan akan menindak pihak yang kedapatan melakukan penimbunan minyak goreng.  

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut