Kultum Ramadhan Singkat 7 Menit tentang Sabar: Bekal Menghadapi Ujian Hidup
Isi Kultum
Bulan Ramadhan bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan lisan dari berkata yang sia-sia atau menyakiti orang lain. Rasulullah ﷺ bersabda:
إِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلا يَرْفُثْ وَلا يَصْخَبْ، فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ، فَلْيَقُلْ إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ
"Jika salah seorang di antara kalian sedang berpuasa, maka janganlah ia berkata kotor dan jangan bertengkar. Jika seseorang mencacinya atau mengajaknya berkelahi, hendaklah ia berkata: 'Sesungguhnya aku sedang berpuasa.'" (HR. Bukhari & Muslim)
Kesabaran dalam menjaga lisan mencerminkan kematangan iman. Banyak orang berpuasa tetapi tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan haus karena lisan mereka tidak terjaga.
Kisah Inspiratif
Imam Asy-Syafi’i pernah dicaci oleh seseorang, tetapi beliau hanya tersenyum dan berkata, "Jika engkau benar dalam ucapannya, semoga Allah mengampuniku. Jika engkau salah, semoga Allah mengampunimu."