Kuliah Umum di Unpad, Erick Thohir: 5 Disrupsi Ancam Visi Indonesia Emas 2045
"Belum lagi kita menghadapi disrupsi lingkungan yang ekstrem, yang mengancam pangan dunia. Lihat saja sekarang, harga pangan tinggi di dunia. Selain (akibat) pandemi Covid-19, juga karena cuaca yang mengakibatkan gagal panen," ujarnya.
Karenanya, tutur Erick, untuk menghadapi berbagai disrupsi tersebut, Indonesia harus memiliki kedaulatan di berbagai bidang dengan cara membangun ekosistem sendiri. Terlebih, globalisasi nanti akan hilang dan digantikan dengan regionalisasi.
"Sekarang ada statement globalism akan hilang dan berganti regionalism, apakah Asia Tenggara atau kita (Indonesia). Jawabannya, untuk menghadapi disrupsi ini, kita harus punya ekosistem sendiri. Jadi, globalism akan berubah menjadi regionalism, roadmap ekosistem ini harus terbentuk, ini harga mati," tutur Erick.
Dengan roadmap ekosistem sendiri, sambung Erick, bukan saatnya lagi kita berbicara ekosistem China atau Amerika, melainkan ekosistem Indonesia. Dengan begitu, program hilirisasi dipastikan harus terbentuk.
"Sumber daya alam kita dari jaman Belanda terus dipakai untuk pertumbuhan ekonomi negara lain. Hari ini, kita pastikan hilirisasi harus terbentuk. Jadi, jangan sampai kita mengirim raw material ke negara lain karena hilirisasi bakal meningkatkan nilai tambah dan menambah lapangan kerja, itu yang harus tercipta di sini," ucap Erick.