Kronologi Wanita Buruh Pabrik di Sukabumi Diserang OTK, Korban 2 Kali Dibacok
BD menuturkan, berdasarkan pengakuan anaknya IT, awalnya ada yang mengikuti, dua pria berboncengan sepeda motor. Mereka sudah menunggu 500 meter dari lokasi kejadian.
"Udah gitu, pas nyampe ke area gelap, kan itu (lokasi kejadian) minim lampu, langsung si orang itu melakukan aksinya. Kata anak saya, dua kali sabetan (senjata tajam). Yang pertama di jari tangan, lalu sekali lagi di bagian lengan. Akhirnya anak saya terjatuh setelah menabrak mobil parkir. Kalo ga ada mobil yang berhenti parkir di depan ga tau kemana jatuhnya anak saya," tuturnya.
Ayah korban dengan motif pelaku melakukan penyerangan tersebut. Sebab, jika dikatakan pembegalan, tidak ada satu barang berharga milik korban yang hilang. Namun dia tidak habis pikir kenapa pelaku berani menyerang seorang wanita.
"Harapan saya mudah-mudahan kasus ini secepatnya bisa terungkap. Saya meminta kepada Tuhan YME agar anak saya cepet sembuh. Kedua pelaku cepet-cepet terungkap (ditangkap). Saya minta (dihukum) seadil-adilnya. Intinya saya minta ditegakkan keadilan," ucap BD.
Sementara itu rekan kerja korban, Anisa Sucipto (36) yang juga Sekretaris I Serikat Buruh Mandiri Glostar Indonesia (SBMGI) mengatakan, duka mendalam atas peristiwa penyerangan yang dialami salah satu anggota SBMGI tersebut dan meminta polisi segera menangkap pelaku.
"Kepada instansi terkait, mohon disediakan penerangan jalan di tempat-tempat rawan dan sepi, karena banyak pekerja GSI wanita yang pulang malam hari ketika menerima kerjaan shift 2. Semoga ini peristiwa pertama dan terakhir, jangan sampai terjadi kembali," ujar Anisa.
Editor: Agus Warsudi