Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 62 Warga Ciracap Sukabumi Diduga Keracunan seusai Santap Nasi Syukuran Pulang Haji
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Wanita Buruh Pabrik di Sukabumi Diserang OTK, Korban 2 Kali Dibacok

Sabtu, 30 Juli 2022 - 10:37:00 WIB
Kronologi Wanita Buruh Pabrik di Sukabumi Diserang OTK, Korban 2 Kali Dibacok
Rekan korban IT menunggu di depan pintu ruang operasi RS Al Mulk. (FOTO: DHARMAWAN HADI)
Advertisement . Scroll to see content

BD menuturkan, berdasarkan pengakuan anaknya IT, awalnya ada yang mengikuti, dua pria berboncengan sepeda motor. Mereka sudah menunggu 500 meter dari lokasi kejadian. 

"Udah gitu, pas nyampe ke area gelap, kan itu (lokasi kejadian) minim lampu, langsung si orang itu melakukan aksinya. Kata anak saya, dua kali sabetan (senjata tajam). Yang pertama di jari tangan, lalu sekali lagi di bagian lengan. Akhirnya anak saya terjatuh setelah menabrak mobil parkir. Kalo ga ada mobil yang berhenti parkir di depan ga tau kemana jatuhnya anak saya," tuturnya. 

Ayah korban dengan motif pelaku melakukan penyerangan tersebut. Sebab, jika dikatakan pembegalan, tidak ada satu barang berharga milik korban yang hilang. Namun dia tidak habis pikir kenapa pelaku berani menyerang seorang wanita. 

"Harapan saya mudah-mudahan kasus ini secepatnya bisa terungkap. Saya meminta kepada Tuhan YME agar anak saya cepet sembuh. Kedua pelaku cepet-cepet terungkap (ditangkap). Saya minta (dihukum) seadil-adilnya. Intinya saya minta ditegakkan keadilan," ucap BD. 

Sementara itu rekan kerja korban, Anisa Sucipto (36) yang juga Sekretaris I Serikat Buruh Mandiri Glostar Indonesia (SBMGI) mengatakan, duka mendalam atas peristiwa penyerangan yang dialami salah satu anggota SBMGI tersebut dan meminta polisi segera menangkap pelaku.

"Kepada instansi terkait, mohon disediakan penerangan jalan di tempat-tempat rawan dan sepi, karena banyak pekerja GSI wanita yang pulang malam hari ketika menerima kerjaan shift 2. Semoga ini peristiwa pertama dan terakhir, jangan sampai terjadi kembali," ujar Anisa.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut