Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Fakta Kasus Pemerkosaan di Yayasan Subang, Nomor 3 Bikin Nyesek
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Lengkap Dugaan Perkosaan Anak Petugas Kebersihan Yayasan di Subang 

Rabu, 20 Juli 2022 - 21:16:00 WIB
Kronologi Lengkap Dugaan Perkosaan Anak Petugas Kebersihan Yayasan di Subang 
Anom Joemaidi (berdasi) saat memberikan keterangan terkait peristiwa dugaan pemerkosaan terhadap TA, anak gadis Junaedi. (Foto: iNews.id/Agung Bakti Sarasa)
Advertisement . Scroll to see content

Menurut Anom, selain korban, pelaku, dan orang tua pelaku, dalam pertemuan itu, Junaedi juga bertemu dengan Sobar dan pegawai yayasan yang diduga berupaya menghalangi pengusutan perkara dugaan perkosaan tersebut.

"Beberapa orang diduga menghalangi (pengusutan) perkara ini, termasuk pelaku N karena saat itu penyidik memperlihatkan surat kematian (Junaedi), namun tidak boleh difoto dan tidak boleh diminta copy-nya," ungkap Anom. 

Menurut Anom, mereka diduga sengaja memanipulasi data kematian Junaedi, agar seolah-olah Junaedi telah meninggal dunia dan putus hubungan sebagai wali korban. 

"Berdasarkan analisa hukum kita, dugaan manipulasi data kematian itu memang dilakukan, agar Junaedi sebagai wali korban putus dan kasus ditutup," katanya.

Menurut Anom, karena ketidaktahuannya dan dalam keadaan di bawah tekanan, Junaedi terpaksa menandatangani dokumen yang telah disiapkan pelaku, termasuk pengurus yayasan serta pegawai yayasan itu. 

"Sampai di Polres sudah ada beberapa orang, di situ dari jam 11 sampai jam 5 sore berulangkali Junaedi didesak untuk mendatangani dokumen. Beliau menolak beberapa kali. Ketika anaknya yang berumur 6 tahun merengek, beliau langsung berpikir terpaksa untuk menandatangani itu, agar anaknya (yang menangis) bisa dibawa keluar untuk makan," jelas Anom. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut