Kronologi 4 Rumah di Kebonwaru Bandung Roboh, Longsor Kirmir Susulan Mengancam
"Pada pukul 16.00 WIB setelah debit air turun, terjadi longsoran kirmir dengan tinggi 4 meter dan panjang 30 meter, sehingga menyebabkan empat rumah roboh. Bagian dapur dan belakang rumah terbawa aliran sungai," kata Irwan kepada petugas Diskar PB Kota Bandung.
Petugas Diskar PB Kota Bandung lantas meluncur ke lokasi kejadian. Berdasarkan pendataan, empat rumah yang bagian belakangnya hancur terseret arus air itu masing-masing milik Teguh yang dihuni tiga jiwa.
Kemudian, milik Sujono yang dihuni dua jiwa, Adimin dua jiwa, dan Agus dihuni dua kepala keluarga (KK) dengan lima jiwa, satu di antaranya balita. Total warga terdampak 13 jiwa atau 5 KK.
Meski rumah rusak parah, tetapi tidak ada korban yang mengungsi. Korban masih tinggal di rumahnya karena yang tergerus hanya bagian belakang, seperti dapur dan toilet.
Tim Kaji Cepat dan Rescue Diskar PB Kota Bandung berkoordinasi dengan Ketua RT 06 Teguh untuk mengkonfirmasi kebutuhan mendesak. Saat ini, kirmir longsor sudah dilakukan pemeriksaan oleh petugas Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Unit Pelaksana Teknis (UPT) Daerah Aliran Sungai (DAS).
"Berdasarkan analisis, apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan air sungai meluar, dikhawatirkan berakibat beberapa rumah warga lainnya tergerus kembali," tulis Tim Kaji Cepat dan Rescue Diskar PB Kota Bandung dalam laporan hasil assesment.
Editor: Agus Warsudi