Kronologi 2 Mahasiswa Unpad Tewas Tersambar Petir di Manglayang, Berawal saat Camping Mandiri
Sesampai di sana mereka istirahat terlebih dulu sampai pukul 18.00 WIB. Saat menuju camp, cuaca tidak cerah dan juga tidak mendung.
Mereka kemudian mendirikan tenda, menyalakan api agar dapat menghangatkan badan dan membuat makanan. Tidak lama kemudian hujan mulai turun. Khawatir keselamatan, korban Mitzel dan beberapa temannya mengambil keputusan untuk segera bergerak semua ke camp di bawah (Batu Kuda).
"Saat melakukan pergerakan mengambil alat, langit terang dan petir menyambar hingga api unggun yang ada pada camp padam. Mitzel dan Bangkit sudah terbaring, sedangkan Adinda juga tiba-tiba menjerit karena kakinya kena sambar petir. Teman-temannya yang selamat segera mencari pertolongan ke bawah," katanya.
Di perjalanan, mereka bertemu dengan teman-teman mahasiswa yang akan naik atas. Setelah sampai di bawah, pengelola basecamp Batu Kuda membawa tandu untuk mengevakuasi para korban.
Selama menunggu, ada tim yang berusaha melakukan CPR untuk pertolongan pertama. Setelah kejadian tersebut teman-temannya langsung membawa ketiga korban ke Rumah Sakit AMC.