Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 5 Juni 2026, Cek Lokasi dan Persyaratan
Advertisement . Scroll to see content

Kota Bogor Segera Bangun Kampung Tematik: Ada Kampung Lauk, Kampung Sunda, dan Kampung Santri

Senin, 10 Februari 2020 - 15:50:00 WIB
Kota Bogor Segera Bangun Kampung Tematik: Ada Kampung Lauk, Kampung Sunda, dan Kampung Santri
Bima Arya Cek Bendung Katulampa, Rabu (1/1/2019) (Foto: iNews/ Furqon)
Advertisement . Scroll to see content

“Untuk non fisik, penyelenggaraan STQ tingkat kecamatan, sosialisasi pembangunan sarpras kelurahan, pengurangan risiko bencana, peningkatan kualitas UMKM, dan pertanahan. Selanjutnya adalah merupakan penguatan kelembagaan masyarakat, kegiatan Sekolah Ibu dan kegiatan kebersihan serta lingkungan hidup,” katanya.

Sementara itu, Bima Arya berharap kawasan Situ Gede diharapkan bisa menjadi destinasi wisata yang cantik sehingga bisa berdampak terhadap kesejahteraan warga sekitar.

“Insyaallah tahun ini ada kegiatan yang cukup strategis untuk penataan kawasan Situ Gede yang bantuan anggarannya dari Provinsi. Harusnya ini bisa menjadi destinasi wisata yang cantik. Ada jalur olahraganya, ditata dengan rapi. Dan di sini juga Insya Allah akan kita coba untuk pilot project Kampung Lauk,” ujar Bima.

Namun, kata Bima, fasilitas penunjang seperti akses masuk kawasan Situ Gede juga harus dilakukan penataan. Dia berjanji akan memperluas akses jalan di sana.

“Muncul persoalan untuk akses. Saya tidak tahu sudah sampai di mana Bappeda terkait aksesnya. Kemarin saya menandatangani surat permohonan untuk hibah. Mudah-mudahan bisa, supaya bisa kita perluas akses jalannya. Jalan masuknya mudah-mudahan bisa segera, tahun ini,” katanya.

Bima Arya juga menekankan kepada camat, lurah dan Bagian Kemasyarakatan Setda Kota Bogor untuk memperbaiki mekanisme pengajuan dan verifikasi RTLH.

“Saya ingin koreksi sistem itu. Kalau melek komputer bisa ngerti, bisa akses, bisa dapat. Tapi kalau yang tidak mengerti teknologi, tidak akan dapat. Kenapa bisa begitu? Tidak boleh ada kesan warga itu tidak diperlakukan adil. Saya sering dikirim foto, ini rumah sudah mau rubuh, kenapa rumah lain yang dapat," kata Bima.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut