Korupsi Pengadaan Lahan Makam Covid-19, ASN Pemkot Cimahi Jadi Tersangka
CIMAHI, iNews.id - Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan lahan pemakaman Covid-19 di TPU Lebaksaat, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi. Seorang diketahui berstatus PNS aktif dan dua lainnya sudah pensiun.
Para tersangka, yaki seorang PNS aktif di lingkungan Pemkot Cimahi berinisial AK. Kemudian pensiunan PNS berinisial AJ dan YT dari pihak swasta. Mereka semua diduga terlibat dalam pengadaan tanah makam Covid-19 yang ternyata milik Pemkot Cimahi.
"Ketiganya terbukti memiliki peran dalam tindak pidana korupsi pengadaan lahan pemakaman Covid-19 di TPU Lebaksaat, Kelurahan Cipageran, Cimahi Utara, Kota Cimahi, untuk pengadaan lahan seluas 791 meter persegi," kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Cimahi, Feby Gumilang kepada wartawan, Jumat (15/10/2021).
Feby mengatakan, kasus tindak pidana korupsi itu bermula ketika Pemkot Cimahi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi melakukan pengadaan tanah tahun 2020 untuk pemakaman Covid-19 dengan anggaran Rp569.520.000.
Setelah dilakukan penyelidikan sejak awal tahun 2021, penyidik Kejari Cimahi menemukan adanya kejanggalan dari proses pengadaan tanah yang diperuntukkan untuk makam Covid-19 tersebut. Setelah uang yang bersumber dari APBD Kota Cimahi dibayarkan kepada YT, ditemukan fakta bahwa tanah yang dibeli ternyata milik Pemkot Cimahi.