Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Akibat Luapan Sungai Cimanuk Meluas, 4.000 Warga Indramayu Ngungsi
Advertisement . Scroll to see content

Korban Banjir Indramayu Mulai Terserang Penyakit Gatal-gatal dan Demam

Selasa, 09 Februari 2021 - 09:56:00 WIB
Korban Banjir Indramayu Mulai Terserang Penyakit Gatal-gatal dan Demam
Ratusan warga Indramayu masih bertahan di pengungsian. Mereka mulai terserang gatal-gatal dan demam. (Foto: iNewsTv/Toiskandar)
Advertisement . Scroll to see content

INDRAMAYU, iNews.id - Ratusan warga terdampak banjir yang masih bertahan di pengungsian mulai terserang penyakit gatal-gatal dan demam, Selasa (9/2/2021). Kondisi darurat di pengungsian membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih.

Sudah dua hari banjir akibat luapan Sungai Cimanuk masih merendam ratusan rumah warga di 18 kecamatan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Banjir tak kunjung surut disebabkan air kiriman dari hulu Sungai Cimanuk di Sumedang-Majalengka. 

Ketinggian banjir masih mencapai 60 sentimeter (cm)-1 meter. Selain permukiman warga, banjir juga merendam jalur pantai utara (pantura).

Kondisi banjir paling parah terjadi di Kecamatan Kertasemaya sehingga memaksa warga tetap bertahan di tenda-tenda darurat. Warga memilih mengungsi di jalur pantura. 

Tak sedikit pula warga enggan mengungsi ke posko banjir. Setiap pagi korban banjir kembali ke rumah mereka di Desa Tulungagung, Kecamatan Kertasemaya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut